TAUFIQ NUGRAHA
Minggu 8 Mei 2022 | 19:33 Wib
KBB.JAVANEWS.CODE.BLOG,– Wiwin Setiani (30) salah seorang warga Kampung Gunung Bentang RT 04 RW 14, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Ditemukan bersimbah darah, Pada Minggu (8/5/2022).
Diketahui perempuan malang tersebut, terkapar bersimbah darah di depan rumahnya saat ditemukan warga dengan luka senjata tajam di bagian leher dan perut. Atas kejadian tersebut, menggegerkan warga Kampung Gunung Bentang.
Haji Nendi warga Ngamprah yang kebetulan melintas menggunakan kendaraan roda empat sempat kebingungan saat melintas, karena sekitar pukul 10 pagi tiba-tiba banyak warga di sekitar itu, melihat ada warga terpapar bersimbah darah.

“Saya mau lewat sempat tidak bisa karena banyak warga, saya tanya ada masalah apa, ternyata ada percobaan pembunuhan” ucap Haji Nendi kepada Bangbara melalui sambungan telepon.
Sementara itu Kepala Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang KBB, Siti Khoiriah saat dihubungi mengatakan, bahwa antara pelaku berinisial M dan Wiwin berstatus janda dan duda.
Keduanya menjalin hubungan pacaran, dan kemudian sebulan sebelumnya sang korban Wiwin memutuskan hubungan karena sang pelaku di kabarkan sering melakukan tindak kejahatan.
“Karena tidak terima diputusin, sehingga sang pelaku melakukan tindak kekerasan berupa pembunuhan. Sementara Wiwin dibawa ke rumah sakit terdekat, secara kelesruhan semua kami serahkan kepada pihak Kepolisian,” katanya saat kepada Bangbara, Minggu, (08/05/2022).
Salah seorang tetangga pelaku yang tidak ingin disebutkan namanya membenarkan, bahwa sang pelaku memang berdekatan rumahnya yang berada berbeda Rw dengan korban, dan sempat terjadi percekcokan sekitar sebulan yang lalu.
Pelaku yang berinisial M itu dikabarkan diputuskan cintanya kepada Wiwin (korban) karena sering mendengar M yang menjadi calon suaminya sering maling (mencuri).

“Menurut informasi, si lelaki ini di putuskan cintanya sama Wiwin, padahal mereka mau menikah. Karena mendengar kabar angin kalau M ini sering maling atau mencuri apa aja” terang wanita itu.
Warga lain Aisyah warga Kampung Gunung Bentang mengatakan, dirinya merasa kaget dengan kejadian tersebut. Ia melihat korban sudah bersimbah darah terkapar.
“Kejadiannya sekitar jam 10.00 siang, jadi udah terbaring bersimbah darah aja di depan rumahnya,” ujar Aisyah warga Kampung Gunung Bentang.
Ia mengatakan, korban saat ditemukan mengalami luka serius. Sehingga warga saat itu juga langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.
“Korban langsung dibawa oleh warga ke rumah sakit terdekat,” pungkasnya.
Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan yang datang ke lokasi membenarkan, bahwa telah terjadi pembunuhan yang dilakukan oleh seorang lelaki berinisial M kepada Wiwin sang korban.
“Telah terjadi penganiayaan yang mengakibatkan korbannya meninggal Dunia, bisa dikatakan pembunuhan yang direncanakan” terangnya.

Kapolres pun memastikan bahwa penganiayaan tersebut dilakukan oleh pelaku M dengan cara ditusuk perutnya dan kemudian digorok lehernya, sehingga bersimbah darah.
Dengan begitu pihak kepolisian gabungan langsung melakukan pencarian pelaku M yang diketahui melarikan diri.
Polisi juga sudah melakukan pembatasan dengan memasang garis polisi di lokasi kejadian. Tampak darah masih berceceran di tembok rumah dan jalan tempat korban tergeletak.***
JAVANEWS/FORWAN.KBB.