DUA PEMUDA BAKU HANTAM DI DUGA GENGSTER

Warga Resah! Dua Kelompok Pemuda di Padalarang Baku Hantam, Pengamanan Harap Diperketat.

TAUFIQ NUGRAHA

Padalarang, Sabtu 02 Juli 2022 JAM 23:15 WIB.

Bandung Barat, JAVANews,- Dikabarkan beberapa hari lalu Warga Kampung Rancabali, Desa Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) resah dengan adanya pertikaian antara dua kelompok pemuda, pada Sabtu (02/07/2022) sekitar pukul 23.15 WIB malam tadi.

Hendi (45) pedagang disekitar yang juga warga Kampung Rancabali mengatakan, saat melihat kejadian pertikaian tersebut, ia melihat dua kelompok pemuda itu kejar-kejaran hingga membuat heboh warga sekitar dan pengendara yang melintas.

Warga Kp.Rancabali Padalarang Hendi (45) Pedagang sekitar.

“Pas tadi sekitar jam 11 malam pemuda yang tidak tau identitasnya tiba-tiba uber-uberan ke gang samping saya berjualan, memang terlihat dari simpang pos Rancabali sudah bersihtegang,” katanya saat ditemui JAVANews dilokasi. Minggu 3 Juli 2022.

Hendi menjelaskan, saat kejadian dirinya tengah membereskan barang dagangannya tiba-tiba dua kelompok tersebut adu jotos, diduga terpengaruh minuman alkohol.

“Kayanya abis pada mabok, kalau masalahnya aku kurang paham kang, yang jelas kami warga sangat resah karena sering setiap malam Minggu dan hari besar libur tiba pasti banyak pemuda disitu pada nongkrong,” tuturnya.

Dikatakan Hendi, meskipun sering Polisi melakukan razia dan sidak, namun masih saja banyak pemuda yang membandel dan suka bikin onar dilokasi tersebut.

“Biasanya geng motor yang suka nongkrong disini bukan warga sini, kalau warga sini saya kenal ini mah orang pendatang yang suka nongkrong disini,” terangnya.

Sementara itu, hal yang sama dikatakan Dodi (25) pedagang disekitar, kerap membuat resah para pemuda yang belum tau pasti identitasnya, berpengaruh juga kepada pembeli.

“Tadi pas banyak orang beli pada kaget, untungnya tidak mengenai kami dan para pembeli, pas pecah berantem di jembatan adu jotos sekitar 15 orang terlibat,” kata Dodi.

Dodi menilai, jika hal ini dibiarkan akan meluas, maka dari itu, lanjut Dodi, pengamanan harus lebih diperketat untuk menghindari gesekan yang lebih besar.

“Pasti akan menjadi dendam kedepannya, ya saya berharap ada pengamanan lebih ketat dari pihak desa juga harus turun tangan, Polsek Padalarang sering melakukan patroli cuman masih saja membandel,” tuturnya.

Sejauh ini, kata Dodi, pihak pemerintahan Desa Padalarang kurang melakukan penertiban diwilayahnya. Pasalnya, kejadian serupa sering terjadi kala libur akhir pekan.

“Sering disini terjadi, biasanya pake jaket motor ciri khas geng motor gitu, kalau dibiarkan saja tentu meresahkan banyak pihak bukan hanya pedangan, harusnya di perketat khusus di jam malam,” pungkasnya.

#JAVANews/FORWAN.KBB.

Tinggalkan Komentar